Print this page

Jusuf Kalla Sebut KTT ASEAN Bahas Isu Terorisme

Wakil Presiden Jusuf Kalla di KTT APEC 2015 di Manila, Filipina. (Foto: CNN Indonesia/ Elisa Valenta Sari) Wakil Presiden Jusuf Kalla di KTT APEC 2015 di Manila, Filipina. (Foto: CNN Indonesia/ Elisa Valenta Sari)

Phinisinews - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan persoalan terorisme akan dibahas dalam pertemuan di Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN, yang akan dihelat pada Sabtu (21/11) ini.

"Ya pasti, pasti. Itu bagaimana ASEAN ini bersatu untuk menghadapi terorisme," kata Jusuf Kalla, bandar udara internasional Halim Perdanakusuma, Jumat (20/11) ini.

Jusuf Kalla juga menyinggung adanya kemungkinan pembahasan mengenai permasalahan sengketa dan konflik di kawasan Laut China Selatan dalam KTT tersebut. Meskipun demikian, dia enggan menjelaskan lebih lanjut poin apa yang akan disepakati dalam pembahasan tersebut.

"Tapi karena hadir China dan pasti juga ada Amerika Serikat, (namun) saya tidak tahu agenda yang mau dibicarakan itu," ujarnya.

Sementara itu, tepatnya pukul 17.00 Waktu Indonesia Barat (WIB), Joko Widodo bersama dengan Iriana Joko Widodo juga sudah berangkat menuju Kuala Lumpur, Malaysia, untuk menghadiri KTT ASEAN.

Selama pelaksanaan KTT, Jokowi akan didampingi Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator bidang Maritim Rizal Ramli, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.‎

Jusuf Kalla mengatakan Indonesia memiliki peran penting dalam KTT ASEAN sebabnya Indonesia merupakan negara ASEAN terbesar.

"Otomatis Indonesia mesti sama-sama membangun Asia," ujar Kalla.

Pada KTT ke-27 ASEAN di Kuala Lumpur ini para Pemimpin ASEAN akan mengusahakan tercapainya kesepakatan Konvensi ASEAN mengenai Perdagangan Manusia (ASEAN Convention against Trafficking in Person), Deklarasi Kuala Lumpur mengenai Pembentukan Komunitas ASEAN (Kuala Lumpur Declaration on the Establishment of ASEAN Community), dan Deklarasi Kuala Lumpur mengenai ASEAN 2025 (Kuala Lumpur Declaration on ASEAN 2025). ‎

Dalam KTT tersebut, Indonesia akan menyuarakan agar perdamaian dan keamanan terus tercipta di kawasan ini. Indonesia juga ingin memastikan terpeliharanya persatuan dan sentralitas ASEAN, selain memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan peningkatan peran ASEAN di dunia.

Read 642 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Nasional
Login to post comments