Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyambut kedatangan dua Asesor UNESCO Global Geoparks, Martina Paskova dan Jacob Walloe Hansen yang akan melakukan penilaian (14-18 Juni) terhadap Geopark Maros-Pangkep di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. (Foto : Abdillah). Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyambut kedatangan dua Asesor UNESCO Global Geoparks, Martina Paskova dan Jacob Walloe Hansen yang akan melakukan penilaian (14-18 Juni) terhadap Geopark Maros-Pangkep di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. (Foto : Abdillah).
 

Penulis : Ahmad Imron  /  Editor : Fred K

Maros, Sulsel (Phinisinews.com) - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyambut kedatangan dua Asesor UNESCO Global Geoparks yang akan melakukan penilaian terhadap Geopark di Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulsel.

Tim evaluator dari UNESCO Global Geoparks yakni Martina Paskova dan Jacob Walloe Hansen dari Cekoslovakia dan Denmark akan melakukan penilaian untuk Geopark Maros-Pangkep ke dalam daftar Geopark dunia yang tergabung dalam UNESCO Global Geoparks.

Gubernur saat menyambut Tim UNESCO di Maros, Sulsel, Senin, didampingi Bupati Maros Chaidar Syam dan Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau serta para wakil bupati sebagai ketua Pokja masing-masing.

Andi Sudirman mengatakan, potensi unggulan yang dimiliki Geopark yang terbentang di dua kabupaten ini dapat menjadi taman bumi berstandar dunia yang didukung pemerintah.

Geopark Maros-Pangkep memiliki keistimewaan dengan landscape tipe tower karst menjulang tinggi yang tersusun dari batuan gamping yang sangat khas. Geopark ini menjadi salah satu karst kelas dunia dengan keindahan, keunikan flora dan fauna, nilai-nilai ilmiah dan sosial budaya serta salah satu kawasan karst terluas di dunia.

Sebagai taman bumi, Geopark dapat dikelola untuk kepentingan konservasi, edukasi, dan pembangunan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Dia berharap dukungan masyarakat agar Geopark Maros-Pangkep berhasil masuk dalam daftar UNESCO Global Geoparks. Keberhasilan ini kelak akan menjadi icon dan destinasi terbaik, bukan hanya di Sulsel tetapi di Indonesia.

"Mudah-mudahan kita lulus dan kita bisa mendapatkan sebuah prestise bagi Sulsel dan Indonesia. Karena ini akan menjadi salah satu destinasi terbaik di Indonesia dan menjadi kunjungan dunia, kunjungan wisatawan mancanegara," ucapnya.

Sementara itu, Martina sebagai evaluator senior UNESCO menyebut, kedatangan mereka untuk melakukan penilaian, termasuk bagaimana dukungan dari pemerintah, terutama pemerintah provinsi dan kabupaten terhadap lokasi Geopark.

Ia terkesan dengan pernyataan Andi Sudirman yang memberikan dukungan bagi pendanaan di wilayah Geopark, infrastruktur transportasi, termasuk untuk pariwisata serta dukungan kebijakan.

"Bagus sekali," ucapnya dalam Bahasa Indonesia dibarengi dengan tepuk tangan.

Dia menekankan dukungan, bukan hanya datang datang atas tetapi juga dari bawah. Semua elemen mulai dari masyarakat ke pemerintah daerah kabupaten kemudian ke pemerintah provinsi harus saling bersinergi.

"Tidak hanya dari atas tetapi dari bawah. Bagaimana pemberdayaan masyarakat itu, dari komunitas mereka. Kesadaran dan pemberdayaan masyarakat ini penting untuk mendukung konsep Geopark ini," jelasnya.

Pada pertemuan sekitar itu, kedua asesor ini menikmati sajian kuliner tradisional, seperti Barongko (kue pisang dikukus dan dibungkus dengan daun pisang).

Martina menyampaikan bahwa menu tradisional ini dapat disajikan kepada turis dan menjadi bagian ciri khas. Tim ini sendiri akan berada di Sulsel 14-18  Juni 2022.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulsel, Muhammad Jufri menyampaikan bahwa Gubernur Sulsel berharap agar tim evaluator setelah melakukan penilaian dapat memberikan masukan atau rekomendasi untuk pengembangan standar dunia yang dapat dijalankan oleh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

"Pemerintah Provinsi berjanji akan melakukan perbaikan sarana dan fasilitas yang dibutuhkan. Termasuk rasa aman, nyaman dan senang bagi para pengunjung yang datang. Dua kabupaten juga berkomitmen untuk membantu," ujarnya. (AI/Hms/FK).

Read 105 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Nasional
Login to post comments

Galleries

 
  Penulis : Fred K  /  Editor : Mitha K. Makassar (Phinisinews.com) - Rumah bersejarah Istana Jongayya di...
  Penulis : Fred K  /  Editor : Mitha K Makassar (Phinisinews.com) - Panglima Kodam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI...
  Penulis : Fred K  /  Editor : Mitha K Makassar (Phinisinews.com) – Panglima Kodam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI...
  Penulis : Ahmad I  /  Editor : Mitha K Makassar (Phinisinews.com) - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP)...

Get connected with Us