Simak juga
Ruwat Mata Air, Rawat Bumi Lestari - Saturday, 29 July 2017 15:15
Malam Award KPID Sulawesi Selatan - Saturday, 03 December 2016 21:39
Nikmati Keindahan Makassar Sky Line City View - Tuesday, 15 November 2016 12:34
Pemuda Sehat Pemuda Berdaulat - Friday, 28 October 2016 11:10
Aksi Teaterikal Sumpah Pemuda Unismuh - Friday, 28 October 2016 09:41
Dg. Ical : Mengaku Pemuda Tapi Tak Komitmen - Thursday, 27 October 2016 18:55
Dua Wakil Deklarasi Anti Narkoba - Thursday, 27 October 2016 17:34
Ilmu Komunikasi UIT Kunjungi Media - Thursday, 27 October 2016 13:42

Jokowi Serukan Kerja Sama Intelijen Negara ASEAN

  • Saturday, Nov 21 2015
  • Written by  Phinisinews - CNN Indonesia
Presiden Joko Widodo menyerukan kerja sama kontraterorisme negara ASEAN, serta menyerukan semua pihak mematuhi hukum internasional dalam isu Laut China Selatan. (Biro Pers Cahyo) Presiden Joko Widodo menyerukan kerja sama kontraterorisme negara ASEAN, serta menyerukan semua pihak mematuhi hukum internasional dalam isu Laut China Selatan. (Biro Pers Cahyo)

Phinisinews - Malaysia, Presiden Joko Widodo menyerukan kerja sama kontraterorisme di antara negara-negara ASEAN dalam KTT ASEAN yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (21/11).

Pertemuan para pemimpin negara Asia Tenggara ini memang dibayangi tragedi, sehari setelah drama penyanderaan di sebuah hotel di Mali yang menewaskan 19 orang, mayoritas merupakan warga negara asing. Sepekan sebelumnya, teror juga berlangsung di Paris, menewaskan setidaknya 129 orang.

“ASEAN perlu meningkatkan kerja sama intelijen dan melakukan kerja sama dalam memperkuat peraturan hukum,” ujar Jokowi dalam persidangan pleno KTT ASEAN ke-27, menurut pernyataan pers yang dilansir dari CNN Indonesia.

Jokowi juga meminta kerja sama yang lebih baik dalam implememtasi ASEAN Convention on Counter Terorism.

Hukum internasional di Laut China Selatan

Soal isu sensitif di Laut China Selatan, Jokowi dalam pidatonya menekankan bahwa negara ASEAN dan China harus menciptakan stabilitas dan perdamaian di kawasan. Menurutnya, negara di sekitar kawasan Laut China Selatan harus mengedepankan kerja sama.

“Saya yakin tidak ada satu pun dari kita yang menginginkan ketidakstabilan di Laut China Selatan,” ujar Jokowi.

Ia menyerukan semua negara yang terlibat dalam sengketa di Laut China Selatan untuk menghormati hukum internasional yang berlaku. Ini harus dilakukan, karena, menurutnya, China dan ASEAN memiliki kerja sama perdagangan yang erat.

“Kita telah memiliki target perdagangan dua arah sebesar USD 1 trilyun pada tahun 2020. Selain itu, investasi ditargetkan mencapai USD 150 milyar. Kata kunci saling menguntungkan perlu terus mendapatkan perhatian dalam kerjasama ini," kata Jokowi.

China, Vietnam, Filipina, Taiwan dan Brunei masing-masing mengklaim wilayah di Laut dengan nilai perdagangan US$5 triliun setiap tahunnya itu.

China telah mentransformasi tujuh wilayak koral di Kepulauan Spratly dengan membangun pulau buatan yang menurut banyak pihak bisa dipergunakan untuk keperluan militer, membuat ketegangan makin meningkat.

Read 259 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Internasional
Login to post comments
  • Dokter News
  • Citizen Journalism

Galleries

 
Phinisinews, Kian tergerusnya nilai dan tradisi lokal dalam gaya berbusana masyarakat agaknya menimbulkan kegelisahan...
Penulis : Nurjannah   Makassar - Phinisinews, Penghargaan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Award tahun 2016...
Penulis : M. Arifandy Makassar - Phinisinews, PT. Pertamina (Persero) menantang technopreneur muda beradu inovasi ...
Penulis : M. Arifandy Makassar - Phinisinews, Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar gelar Seminar...

Get connected with Us