Simak juga
Ruwat Mata Air, Rawat Bumi Lestari - Saturday, 29 July 2017 15:15
Malam Award KPID Sulawesi Selatan - Saturday, 03 December 2016 21:39
Nikmati Keindahan Makassar Sky Line City View - Tuesday, 15 November 2016 12:34
Pemuda Sehat Pemuda Berdaulat - Friday, 28 October 2016 11:10
Aksi Teaterikal Sumpah Pemuda Unismuh - Friday, 28 October 2016 09:41
Dg. Ical : Mengaku Pemuda Tapi Tak Komitmen - Thursday, 27 October 2016 18:55
Dua Wakil Deklarasi Anti Narkoba - Thursday, 27 October 2016 17:34
Ilmu Komunikasi UIT Kunjungi Media - Thursday, 27 October 2016 13:42

Belajar Energi Panas Bumi, Jokowi Temui John Key

  • Saturday, Nov 21 2015
  • Written by  Phinisinews - Reuters
Perdana Menteri Selandia Baru John Key (Foto : REUTERS/ Nigel Marple) Perdana Menteri Selandia Baru John Key (Foto : REUTERS/ Nigel Marple)

Phinisinews - Malaysia, Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Selandia Baru John Key. Pertemuan itu dilakukan di sela-sela pelaksanaan KTT ke-27 ASEAN, di Ruang Pertemuan Lantai 4 KLCC, Kuala Lumpur Malaysia, Sabtu (21/11).

Jokowi menyambut baik rencana kunjungan John Key nantinya ke Indonesia pada tahun 2016. Menurutnya, itu akan meningkatkan hubungan Indonesia dan Selandia Baru, terutama di bidang perdagangan. Dia berharap hubungan bilateral ini dapat mengurangi defisit perdagangan Indonesia.

Kerja sama di bidang perdagangan dapat dilakukan dengan membuka kesempatan bagi pasar produk Indonesia di Selandia Baru, terutama hasil pertanian.

"Kami juga berharap pengusaha Selandia Baru berinvestasi di Indonesia di bidang pangan dan energi,” ucap Presiden Jokowi.

Selain perdagangan, Jokowi berharap dapat bekerja sama dengan Selandia Baru di bidang energi. Selandia Baru mampu memanfaatkan panas bumi sebagai energi. Sementara Indonesia merupakan negara dengan cadangan panas bumi terbesar di dunia.

“Kami mengundang investor dari Selandia Baru untuk berinvestasi di sektor panas bumi,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, kedua kepala pemerintahan ini juga membicarakan upaya mengatasi terorisme dan radikalisme yang sering terjadi di berbagai negara dalam beberapa waktu terakhir ini. Jokowi menjelaskan perlunya upaya pendekatan keamanan dan penegakkan hukum dalam mengatasi aksi terorisme dan radikalisme.

Read 346 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Internasional
Login to post comments
  • Dokter News
  • Citizen Journalism

Galleries

 
Phinisinews, Kian tergerusnya nilai dan tradisi lokal dalam gaya berbusana masyarakat agaknya menimbulkan kegelisahan...
Penulis : Nurjannah   Makassar - Phinisinews, Penghargaan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Award tahun 2016...
Penulis : M. Arifandy Makassar - Phinisinews, PT. Pertamina (Persero) menantang technopreneur muda beradu inovasi ...
Penulis : M. Arifandy Makassar - Phinisinews, Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar gelar Seminar...

Get connected with Us