Di Makassar Ada Wadah Pelatihan Jurnalistik Multitalenta

Keindahan Pantai Losari Makassar masih terganggu oleh sampah, padahal sudah dibangun kanal dua cabang di Central Point of Indonesia (CPI) kawasan Tanjung Bunga untuk pengalihan aliran sampah. (Foto Praktek Longshot dan Mediumshot : Nurul – 21.02.2021. 13.34 wita) Keindahan Pantai Losari Makassar masih terganggu oleh sampah, padahal sudah dibangun kanal dua cabang di Central Point of Indonesia (CPI) kawasan Tanjung Bunga untuk pengalihan aliran sampah. (Foto Praktek Longshot dan Mediumshot : Nurul – 21.02.2021. 13.34 wita)
 

Penulis : Mitha  /  Editor : Fred

Makassar (Phinisinews.com) – Pelatihan jurnalistik dengan materi dan praktek lengkap serta pengajar berpengalaman, dilaksanakan secara private ternyata ada di Makassar, Sulawesi Selatan dan telah siap menghasilkan wartawan profesional multitalenta.

Kekaguman itu dikemukakan seorang Copywriter dari Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Nurul Iftitah di Makassar, Minggu, setelah mengikuti pelatihan Private Journalism Training (cara cepat menjadi wartawan profesional multitalenta) selama 16 jam (20-21 Februari 2021) yang dilaksanakan Phinisi Pers Multimedia Training Center (P2MTC) Kampus Ruko Mall GTC Tanjung Bunga Makassar.

“Saya sudah beberapa kali mengikuti pelatihan jurnalistik, namun di P2MTC, paling lengkap materi dan prakteknya yang diajarkan dengan cara sederhana dan mudah dilakukan selama praktek, sekaligus dalam tiga keahlian yakni teknik menulis berita Inverted Pyramid (piramida terbalik), Foto Jurnalistik berbasis fotografi dan Videonews juga berbasis fotografi dengan perbandingan 30 persen teori dan 70 persen praktek,” katanya.

Selain itu, pengajarnya sangat profesional, senior dengan puluhan tahun pengalaman jurnalistik nasional dan internasional, serta dipadukan dengan pengajar muda yang sangat kreatif dan mengikuti perkembangan jurnalistik serta teknologi informasi komunikasi terkini, sekaligus mereka adalah penulis buku jurnalistik.

Kemampuan yang dimiliki mampu mewujudkan satu wartawan dengan tiga kemampuan sekaligus yakni mampu menulis berita dengan baik, mampu menghasilkan angle foto jurnalistik yang baik dengan banyak teknik pengambilan gambar, serta mampu menghasilkan gambar videonews tidak goyang dengan sudut pengambilan gambar menarik.

Tiga ketrampilan itu saat ini sudah menjadi kebutuhan standar bagi tiap wartawan profesional untuk semua media, baik itu online, media cetak maupun televisi, ujarnya.

Peserta lainnya, seorang Desain Grafis (Info grafis), Ahmad Misbakhul Munir mengatakan, pelatihan ini sangat menyenangkan secara ketrampilan dan secara keilmuan ini sangat memuaskan, di samping itu bebas tekanan.

“Kami mendapat ilmu teoritis maupun praktek dari pelatih yang mumpuni, rasanya 16 jam sangat kurang untuk pelatihan semacam ini,” ujarnya.

Sedangkan Citizen Journalism yang biasa menulis di Kompassiana, Moeh Zainal Khairul mengatakan, tidak ada kata tepat untuk pelatihan ini kecuali “luar biasa” sebab teori dan praktek disajikan dengan pola 15 menit paham, sangat mudah dan sangat profesional dan saya pribadi bersyukur dapat berlatih di P2MTC ini.

Ketika dikonfirmasi, Direktur Eksekutif P2MTC, Fredrich Kuen, S.Sos, M.Si mengatakan, P2MTC melakukan pelatihan sesuai kebutuhan bagi tiap wartawan profesional di era milenial sekarang ini yakni menulis berita secara baik dan benar, membuat foto berita berbasis fotografi yang menarik serta membuat videonews yang baik.

Artinya, saat ini kebutuhan ketrampilan bagi tiap wartawan profesional adalah tiga keahlian tersebut yakni pandai menulis berita yang baik, membuat fotonews berbasis fotografi dan membuat videonews yang baik.

Selama Pandemi Covid-19, pelatihan kami lakukan dengan sistem private yakni dari 100 persen kapasitas ruangan, kami hanya isi 30 persen dengan jenis pelatihan, Private Journalism Training, Private Citizen Journalism Training, Private Public Relation Training, Private Micro Teaching Training, Private Leadership (general) Training, Private Leadership (Press) Training dan Pelatihan Pra-UKW (uji kompetensi wartawan). Tiap pelatihan berlangsung 16 jam. (MK/FK)

Read 346 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Nasional
Login to post comments

Galleries

 
  Penulis : Fred K  /  Editor : Mitha MK Makassar (Phinisinews.com) – Yayasan Keturunan Tomanurung dalam upaya...
  Penulis : Fred K  /  Editor : Fyan AK Makassar (Phinisinews.com) – Plt Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan,...
  Penulis : Fred K  /  Editor : Fyan AK Makassar (Phinisinews.com) – Plt Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi...
  Penulis : Fred K  /  Editor : Fyan AK Maros, Sulsel (Phinisinews.com) – Vaksinasi covid-19 menggunakan...

Get connected with Us