Thursday, 16 December 2021 15:33
 

Penulis : Fred K   /  Editor : Ahmad I

Bantaeng, Sulsel (Phinisinews.com) – Sebanyak 6.000 dosis disediakan untuk pelaksanaan vaksinasi massal di Kabupaten Bantaeng yang dikunjungi Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Drs Nana Sudjana, AS, MM, Kamis.

Disela kunjungan meresmikan pelayanan terpadu Polres Bantaeng, Kapolda Sulsel, juga meninjau pelaksanaan vaksinasi massal yang digelar di Gedung Kartini Kabupaten Bantaeng, sekitar 138 kilometer dari Makassar (ibukota Provinsi Sulsel).

Secara bersamaan, vaksinasi massal  juga dilaksanakan di seluruh Indonesia dan dihadiri Kapolri melalui Video Conference. Turut hadir bersama Kapolda Sulsel, Pejabat Utama Polda Sulsel dan Kapolres Bantaeng AKBP Rachmat Sumekar SIK MSi, sesuai press release yang diterima dari Humas Polda Sulsel.

Kapolda mengatakan, kegiatan vaksinasi serentak ini kembali digelar Polri untuk mendukung percepatan vaksinasi di Indonesia. Ia juga menekankan bahwa sinergitas antar TNI-Polri dan pemerintah agar bisa memberikan yang terbaik kepada masyarakat untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan memberikan vaksin untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap masyarkat.

"Saya harapkan kita tidak boleh kendor, teruslah semangat dalam melaksanakan tugas, terutama dalam mengejar target vaksinasi di Sulsel," ujar Kapolda Nana Sudjana.

Pemantauan lapangan melihat, masyarakat umum, peserta vaksinasi maupun petugas vaksinator dan aparat pengamanan, seluruhnya patuh dan melaksanakan secara ketat protokol kesehatan yakni semua memakai masker, menjaga jarak serta mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir pada awal dan akhir kegiatan vaksinasi.

Sedangkan pada beberapa tempat aktivitas umum, seperti pasar dan kawasan pantai di Bantaeng, masyarakat secara sadar tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat, sebab mereka telah diedukasi oleh pihak Dinas Kesehatan dan satgas bahwa vaksinasi dan protokol kesehatan yang ketat merupakan cara efektif mencegah atau menghentikan total penyebaran virus pandemi covid-19.

Vaksinasi 70 persen dari sasaran maka akan tercipta kekebalan kelompok (herd immunity) sehingga warga masyarakat tidak mudah atau sulit terjangkit virus covid-19. Sedanhkan protokol kesehatan yang dilaksanakan secara ketat adalah upaya mencegah penyebaran covid-19, sekaligus memutus mata rantai penyebarannya. (FK/Q/AI).

Wednesday, 15 December 2021 13:20
 

Penulis : Fred K  /  Editor : Mitha MK

Galesong Utara, Sulsel (Phinisinews.com) - Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memantau percepatan pelaksanaan vaksinasi di Posko PPKM Berskala Mikro, di Desa Tamalate, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulsel.

Setibanya di lokasi, Andi Sudirman yang didampingi Bupat Takalar, Syamsari Kitta, langsung menyapa masyarakat setempat yang sedang mengantri untuk melakukan vaksinasi di Desa Tamalate, Takalar, sekitar 21 kilometer dari Makassar (ibukota Provinsi Sulsel).

“Berani untuk vaksin?,” tanya Andi Sudirman kepada warga, yang disambut kata iya oleh para warga yang tengah mengantri untuk vaksinasi.

Dia juga memantau aktivitas vaksinator yang tengah melakukan vaksinasi dan memberi semangat dan motivasi kepada para tim vaksinator dari Rumah Sakit Labuang Baji Makassar, yang di bawah naungan Pemprov Sulsel.

“Kehadiran kita untuk memberikan semangat kepada teman-teman vaksinator dari Tenaga Kesehatan Provinsi, Pemerintah Kabupaten Takalar maupun jajaran TNI-Polri yang ikut membantu pelaksanaan kebut vaksinasi ini,” ucapnya.

Ia mengaku senang melihat antusiasnya masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi. “Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat besar untuk melakukan vaksinasi. Dengan harapan dapat membentuk herd immunity (kekebalan kelompok),” ujarnya.

Dia berharap ada sinergitas untuk mempercepat vaksinasi covid-19 menuju 70 persen hingga akhir tahun 2021 ini.

“Kami mengajak masyarakat Sulsel yang kami cintai. Ayo kita vaksin,” pintanya.

Selain kebut vaksinasi, Dia juga mengingatkan masyarakat agar tidak kendur menjalankan protokol kesehatan, tetap harus lakukan dengan disiplin tinggi yakni terus menggunakan masker untuk semua kegiatan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan serta membatasi mobilitas dan selalu mencuci tangan dengan sabun di air mengalir saat mengawali dan mengakhiri kegiatan di mana pun itu.

Artinya, vaksinasi dan protokol kesehatan merupakan cara terbaik mencegah, menghindari dan memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 agar pandemi ini segera berakhir.

Direktur RS Labuang Baji, Haris Nawawi menyampaikan, target hari ini bisa melakukan vaksinasi 5.000 sasaran. Hari sebelumnya kami bisa dapat sasaran empat ribu warga.

Hingga 13 Desember 2021, capaian vaksinasi Covid-19 di Sulsel untuk dosis pertama sebanyak 3.826.533 (54,21 persen), dan dosis dua sebanyak 2.433.988 (34,48 persen). (FK/Q/MMK).

Wednesday, 15 December 2021 13:14
 

Penulis : Fred K   /  Editor : Ahmad I

Makassar (Phinisinews.com) – Mall GTC Tanjung Bunga Makassar yang selama ini sering digunakan untuk tempat kegiatan vaksinasi skala besar dengan lebih dari seribuan peserta tiap kegiatan, kini kembali difungsikan oleh GMTD (Gowa Makassar Tourism Development) sebagai tempat donor darah.

Pendonor terutama dari pihak penyelenggara yakni GMTD bekerjasama dengan GTC, Rumah Sakit Siloam dan Palang Merah Indonesia serta pendonor lainnya yakni beberapa masyarakat umum maupun mahasiswa dengan target terpenuhi 200 kantong darah, demikian pemantauan lapangan di Makassar, Rabu.

Salah seorang Direktur GMTD, Eka Firman mengatakan, pihaknya secara rutin tiap tiga bulan akan menyelenggarakan donor darah untuk membantu memenuhi kebutuhan darah pasien yang membutuhkan.

“Tiga bulan lalu, GMTD juga menyelenggarakan hal yang sama yakni kegiatan donor darah,” ujarnya

Dia mengakui, selama Pandemi covid-19, sangat sedikit kegiatan donor darah, sehingga stok darah untuk kebutuhan transfusi sangat kurang dan saat Pandemi mulai mereda, kegiatan donor darah yang diinisiasi GMTD akan terus dilakukan tiap tiga bulan

GMTD adalah pengelola sebagian besar wilayah kawasan Tanjung Bunga Makassar yakni perumahan dengan semua tipe rumah yang jumlahnya ribuan unit yakni dari tipe kecil hingga besar, banyak klaster sebagai kawasan perumahan, ada  rumah sakit (RS Siloam), mall, kawasan wisata dan lainnya.

Sedangkan Mall GTC (Lippo Mall) yang berada dalam kawasan Tanjung Bunga ini didirikan pada tahun 2003 dan berada di lokasi yang strategis karena letaknya yang dekat dengan Pantai Akarenna, Tanjung Bunga, dan kawasan wisata Barombong dan di Ruko Mall tersebut juga menjadi pusat pelatihan wartawan P2MTC (Phinisi Pers Multimedia Training Center) di Makassar. (FK/AI).

Wednesday, 15 December 2021 13:49
 

Penulis : Fred K   /  Editor : Ahmad I

Makassar (Phinisinews.com) – Layanan vaksinasi covid-19 di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, kini terus mendekat ke pusat pemukiman warga yang selama ini belum terjangkau.

Tidak ada lagi alasan bagi warga masyarakat untuk tidak melakukan vaksinasi gratis, sebab layanan vaksinasi tersebut sudah masuk ke kelurahan dan desa disertai penerapan protokol kesehatan secara ketat yakni semua memakai masker, baik masyarakat umum, peserta vaksinasi maupun petugas vaksinasi, terus menjaga jarak dan menghindari kerumuman serta membiasakan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir saat awal dan akhir berkegiatan dimanapun itu.

Gerakan yang dilakukan saat ini adalah percepatan vaksinasi agar tercipta herd immunity (kekebalan kelompok) dan secara sadar masyarakat juga terus patuh terhadap protokol kesehatan yang mampu mencegah, menghindari ataupun memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

Kapolsek Bontoala, Kompol Samsuardi bersama jajaran dan tim kesehatan di daerah Kandea III, Kecamatan Bontoala, Makassar yakni di tengah permukiman warga menggelar vaksinasi massal, Rabu.

Baru kali ini Tim mengadakan vaksinasi di daerah Kandea III, untuk membantu memudahkan masyarakat, khususnya warga di daerah itu  untuk dapat melaksanakan vaksinasi.

Sasaran vaksinasi yakni 100 orang tiap titik dan akan terus berpindah ke titik lainnya, sehingga seluruh wajib vaksin sesuai target akan terjangkau hingga akhir Desember 2021.

Pihaknya mengharapkan agar semua warga Bontoala mengikuti vaksinasi, untuk menjaga kesehatan dari serangan Corona Virus Disease (Covid-19), serta tidak mendengarkan isu isu Hoax yang banyak beredar.

Warga masyarakat di lingkungan tersebut, menyambut antusias langkah Kapolsek untuk ikut menggerakkan percepatan vaksinasi di wilayahnya, sebab layanan vaksinasi semakin dekat.

Kapolsek Bontoala di tengah masyarakat mengingatkan agar warga Kandea, tetap mengikuti program pemerintah dengan tetap menjaga protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir, dan menjaga jarak, demi keselamatan dan kesehatan bersama. (FK/Q/AI).

Wednesday, 15 December 2021 12:53
 

Penulis : Fred K   /  Editor : Ahmad I

Takalar, Sulsel (Phinisinews.com) – Percepatan vaksinasi saat ini sudah menjadi gerakan massal di Provinsi Sulawesi Selatan yang menjangkau hingga kelurahan di Kabupaten, termasuk di Kelurahan Bontolebang, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar.

Targetnya 70 persen dari masyarakat wajib vaksin tercapai pada akhir Desember 2021 agar herd immunity (kekebalan kelompok) tercapai.

Selain target vaksinasi dikejar, Protokol Kesehatan juga dilaksanakan secara ketat dengan kesadaran penuh oleh seluruh masyarakat yakni terus menggunakan masker di semua aktivitas, menjaga jarak serta selalu mencuci tangan dengan sabun di air mengalir pada awal dan akhir kegiatan, demikian pemantauan di Kelurahan Bontolebang, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, sekitar 47 kilometer dari Makassar (ibukota Provinsi Sulsel), Rabu.

Masyarakat sadar bahwa selain vaksinasi untuk mendapatkan kekebalan (imun), protokol kesehatan bila diterapkan dengan disiplin tinggi, dapat mencegah atau memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Lurah setempat, Irham, S.Sos mengatakan untuk mendukung program pemerintah Kabupaten Takalar pencapaian vaksinasi 70 persen, Kelurahan Bontolebang bekerjasama dengan Nakes (tenaga kesehatan) dari Puskesmas Kecamatan Galesong Utara serta personil Polsek Galesong Utara melaksanakan kegiatan vaksinasi terhadap warga di Kantor Lurah Bontolebang.

Menurut dia, awalnya saat melakukan edukasi vaksinasi, mendapat penolakan dari warga, karena adanya beredar berita hoax terkait akibat negatif vaksin.

“Tetapi kami tetap semangat mengedukasi warga agar ikut vaksinasi sesuai dengan program Bupati Takalar, Syamsari Kitta, guna membentuk herd immunity agar warga terhindar dari penyebaran covid-19, ” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya membentuk Posko Tim Satgas Covid-19 di Kelurahan Bontolebang tepatnya jalan poros Galesong Utara, di posko ini tim Satgas Covid membagikan masker sambil mengedukasi warga agar ikut vaksinasi.

Selain itu, Tim Satgas ini bersama para Kepala Lingkungan dengan menggunakan mobil bak terbuka dan alat pengeras suara mengimbau warga agar ikut vaksinasi, keliling dari lorong ke lorong, dan hasilnya warga antusias ikut vaksinasi.

Bagi warga yang sudah divaksin tetap diingatkan aga jangan lengah kita harus tetap mematuhi Protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas, ucapnya. (FK/Q/AI).

Wednesday, 15 December 2021 11:11
 

Penulis : Fred K   /  Editor : Ahmad I

Maros, Sulsel (Phinisinews.com) – Pemerintah daerah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan bersama Polres setempat, terus mendukung program percepatan vaksinasi covid-19 hingga capaian 70 persen dari sasaran, agar tercipta herd immunity (kekebalan kelompok) di daerah tersebut.

Selain itu, protokol kesehatan juga terus dilaksanakan secara ketat yakni masyarakat terus menggunakan masker untuk semua aktifitas, menjaga jarak serta mencuci tangan dengan sabun di air mengalir untuk awal dan akhir kegiatan untuk mencegah terjadinya penularan virus covid-19, sekaligus memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Khusus Polres Maros kegiatan vaksinasi massal bertajuk “Gelora Vaksinasi Presisi Polres Maros” dilakukan di gedung serba guna dan di halaman Masjid Al-Markaz, Kabupaten Maros, sekitar 45 kilometer dari Makassar (ibukota Provinsi Sulsel), Rabu.

Untuk mencapai target pencapaian vaksinasi 70 persen hingga akhir tahun 2021, maka pihak Polres Maros, kata Kapolresnya, AKBP Fatchur  kegiatan vaksinasi diupayakan mencapai 5.000 orang per hari.

“Kami bersama pemerintah dan unsur TNI terus bahu membahu dalam mendukung Program percepatan vaksinasi pemerintah”, ujarnya dan melanjutkan, setiap hari kami terus mengadakan kegiatan vaksinasi di seluruh Kecamatan, termasuk Bhabinkamtibmas kami kerahkan untuk memberikan edukasi dan informasi yang benar kepada Masyarakat terkait Vaksinasi, seperti release Polres setempat.

Sedangkan protokol kesehatan tetap dilakukan secara ketat, bukan hanya pada kegiatan vaksinasi, melainkan juga di semua kegiatan masyarakat. (FK/Q/AI).

Tuesday, 14 December 2021 13:00
 

Penulis : Fred K  /  Editor : Ahmad I

Sidrap, Sulsel (Phinisinews.com) – Upaya percepatan vaksinasi di Provinsi Sulawesi Selatan, kini menyentuh desa/kelurahan hingga di pelosok kelurahan kabupaten dengan penyediaan pos layanan vaksinasi serta tenaga medis, sehingga masyarakat antusias dan berbondong-bondong ke pos tersebut.

Pemantauan lapangan serbuan vaksinasi covid-19 kepada warga masyarakat di Kelurahan Lakessi, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), sekitar 175 kilometer dari Makassar (ibukota Provinsi Sulsel), Selasa,  ikut terlibat pendampingan Koramil 03 Jajaran Kodim1420/Maritenggae, Babin Kantikmas Polsek Maritenggae jajaran Polres Sidrap bekerjasama Dinas Kesehatan setempat, Puskesmas Pangkajene, di kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, Sulsel.

Selain percepatan vaksinasi hingga ke kelurahan, juga terus dilakukan penerapan protokol kesehatan secara ketat yakni menggunakan masker di semua kegiatan, menjaga jarak serta mencuci tangan dengan sabun di air mengalir untuk awal dan akhir kegiatan di manapun itu, termasuk saat melakukan vaksinasi.

Pemantauan melihat, Jajaran Polres Sidrap tidak mengenal lelah, terus bersemangat mendukung program pemerintah dalam rangka percepatan penanganan pandemi Covid-19, yang masih belum berakhir hingga saat ini.

Lurah Lakessi, Kasri, S.Sos, berharap agar pelaksanaan kegiatan vaksinasi ini menjangkau seluruh sasaran vaksinasi di daerahnya sesuai target yang disasar, mengingat antusiasme warganya sangat tinggi karena layanan vaksinasi sudah masuk ke kelurahan, layaknya layanan tersebut sudah berada di depan rumah, sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak melaksanakan program percepatan vaksinasi untuk kebaikan bersama.

Selain itu, penanganan pandemi covid-19, diperlukan peran aktif dari semua kalangan. Sudah saatnya semua bersatu, satu suara dengan tujuan yang sama yaitu penanganan Covid-19.

Artinya, lanjut Kasri, penanganan secara cepat dan tepat demi menyelamatkan warga masyarakat, khususnya yang berada di wilayah kelurahan Lakessi sebab serbuan layanan percepatan vaksinasi covid-19, tidak hanya menyelamatkan diri sendiri. Tetapi juga melindungi orang-orang di sekitar kita. Orang orang yang kita sayangi serta sesama warga masyarakat.

Bila kekebalan kelompok (herd Immunity) sudah tercapai, diharapkan kebangkitan usaha ekonomi juga segera menyertai agar secepatnya keadaan kembali normal dan semua warga dapat beraktivitas secara maksimal untuk kemakmuran bersama. (FK/Q/AI).

Tuesday, 14 December 2021 12:02
 

Penulis : Fred K  /  Editor : Ahmad I

Bantaeng, Sulsel (Phinisinews.com) – Warga masyarakat Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan, dalam sepekan terakhir ini beramai-ramai melaksanakan vaksinasi di semua fasilitas layanan vaksinasi.

Kesadaran pentingnya percepatan vaksinasi tersebut terutama untuk mencapai herd Immunity (kekebalan kelompok) agar pandemi covid-19 dapat dihentikan serta terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat yakni memakai masker di semua aktivitas, menjaga jarak serta mencuci tangan dengan sabun di air mengalir untuk awal dan akhir semua kegiatan, termasuk saat melaksanalkan vaksinasi pertama dan kedua di semua pos layanan yang ada.

Selain itu, dari pemantauan lapangan di Bantaeng, sekitar 135 kilometer dari Makassar (ibukota Provinsi Sulsel), Selasa, percepatan immunisasi disambut antusias pasca keluarnya Instruksi Bupati Bantaeng No. 061/113/B.ORG/X/2021 tentang Penerapan sanksi administratif bagi sasaran wajib vaksin di Kabupaten Bantaeng yang tidak mengikuti vaksinasi covid-19 dan Surat Edaran Kapolres Bantaeng No. SE/13/XII/2021 Tentang Pelaksanaan Vaksinasi.

Setelah itu, terlihat di berbagai pos layanan vaksinasi, tampak masyarakat berbondong-bonding memadati lokasi vaksinasi untuk melakukan vaksin pertama maupun kedua sesuai ketentuan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, Andi Ihsan menanggapi fenomena  itu dengan rasa syukur karena tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi terus meningkat.

“Kami merasa bersyukur respon masyarakat yang begitu tinggi akhir-akhir ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat tentang hukum dan pentingnya vaksinasi covid-19 di masa pandemi saat ini,” ujarnya.

Kami optimistis, lanjutnya, dengan antusiasme yang tinggi dari masyarakat ini akan menjadi lokomotif menuju terwujudnya kekebalan kelompok (Herd Immunity) di Kabupaten Bantaeng di akhir Desember 2021.

Untuk mencapai status Herd Immunity setidaknya 70 persen masyarakat harus telah divaksin, sehingga pihaknya mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam upaya percepatan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Bantaeng.

“Terima kasih atas dukungan penuh Bupati Bantaeng, unsur Forkompinda, Camat, Danramil, Kapolsek, Kepala Desa/Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tim Penggerak PKK tingkat Kabupaten hingga Desa/Kelurahan, Tenaga Kesehatan dan seluruh elemen yang berkontribusi positif dalam upaya percepatan vaksinasi di Kabupaten Bantaeng,” ucapnya.

Data sebelum terbitnya Instruksi Bupati Bantaeng, 6 Oktober 2021 yang di tanda tangani Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin, capaian vaksinasi kabupaten ini berada di angka 43.827 orang (28,32 persen) untuk dosis pertama. dan 25.850 orang (16, 70 persen) untuk dosis kedua.

Dua bulan berselang, capaian vaksin meningkat drastis. Per tanggal 12 Desember 2021 capaian vaksinasi covid-19 dosis pertama mencapai 60.946 (39,38 persen) bertambah 17.119 orang untuk dosis 1, dosis dua mencapai 34.844 orang (22,51 persen) bertambah 8.994 orang. Total ada penambahan 26.113 orang yang sudah divaksin. (FK/Q/AI).

Galleries

 
  Penulis : Fred K  /  Editor : Mitha K. Makassar (Phinisinews.com) - Rumah bersejarah Istana Jongayya di...
  Penulis : Fred K  /  Editor : Mitha K Makassar (Phinisinews.com) - Panglima Kodam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI...
  Penulis : Fred K  /  Editor : Mitha K Makassar (Phinisinews.com) – Panglima Kodam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI...
  Penulis : Ahmad I  /  Editor : Mitha K Makassar (Phinisinews.com) - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP)...

Get connected with Us