Foto PhinisiNews : Dekan Fisip UIT, Ketua Panitia, Pemateri Korda RJI Ramlan, Associate Editor DOAJ M.Ilham Bakhtiar. (Cat:kirikekanan) Foto PhinisiNews : Dekan Fisip UIT, Ketua Panitia, Pemateri Korda RJI Ramlan, Associate Editor DOAJ M.Ilham Bakhtiar. (Cat:kirikekanan)
 
Penulis : Ahmad Imron
Editor    : Fred Kuen
 
Makassar (Phinisinews.com) - Koordinator Relawan Jurnal Indonesia (RJI)  Daerah Sulawesi Selatan (Korda Sulsel), Dr Ramlan Mahmud, MPd. mengatakan, roadshow  Directory Open Acces Journal (DOAJ) sangat membantu pengelola jurnal untuk mencapai indeks.
 
Jurnal ilmiah ini adalah bentuk pemberitaan atau komunikasi yang memuat karya ilmiah dan diterbitkan
berjadwal dalam bentuk elektronik atau tercetak.
 
Hal itu dikemukakan Ramlan Mahmud pada lokakarya kerjasama RJI Korda Sulawesi Selatan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Indonesia Timur (UIT) dan Jurnal Online Pranata Edu (JPE) di kampus 1 UIT yang dibuka Rektor UIT, Dr Andi Maryam, SST, SKM, M.Kes didampingi Wakil Rektor IV UIT Bidang Humas Kerjasama dan Inovasi, Zulkarnain Hamson, S.Sos, M.Si, di Makassar, Sabtu.
 
Menurut Ramlan, Jurnal ilmiah paling sedikit memenuhi syarat antara lain, memuat artikel yang secara nyata memajukan ilmu pengetahuan, teknologi atau seni yang didasarkan pada hasil penelitian, perekayasaan  atau telaahan yang mengandung temuan atau pemikiran yang orisinil serta tidak plagiat serta memiliki Dewan Penyunting Jurnal berkualifikasi sesuai dengan bidang ilmu yang mewakili bidang ilmu pengetahuan, teknologi atau seni.
 
Selain itu, melibatkan mitra bestari berkualifikasi sesuai dengan bidang ilmu jurnal dari berbagai perguruan tinggi atau badan penelitian dan pengembangan serta industri yang berbeda dari dalam dan atau luar negeri yang menyaring naskah secara objektif serta menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa resmi PBB.
 
Di samping itu, lanjutnya, menjaga konsistensi gaya penulisan dan format penampilan, dikelola dan diterbitkan secara elektronik melalui jejaring teknologi informasi dan komunikasi dan terbit sesuai dengan jadwal serta memiliki ISSN (Online) dan Pengenal Objek Digital (DOI).
 
Pemateri lainnya, Assosiate Editor DOAJ Indonesia,  Muh Ilham Bakhtiar SPd, MPd mengatakan, dalam website jurnal itu, semua Informasi tersedia terhadap kriteria DOAJ,  situs web yang jelas, ringkas, transparan, terkini dan konten yang benar - standar etika dan profesional yang tinggi, penggunaan bahasa dan tata bahasa benar, ejaan terperiksa, menghindari iklan yang mengganggu atau menyinggung maupun yang tidak relevan.
 
Content jurnalnya sendiri, lanjutnya, struktur jurnal yang jelas untuk lebih mudah navigasi, pengindeksan dan dapat ditemukan tanggal publikasi untuk setiap artikel, tahun publikasi per volume, volume lima artikel per tahun, mulai dan nomor halaman akhir, penulis, bidang ilmi, afiliasi, negara, ORCID (jika ada), artikel disusun dalam daftar isi, opsi Pencarian/browse dan tautan ke masalah terkini,  serta arsip/masa lalu. 
 
Ketua Panitia Lokakarya Mitha Mayestika Kuen, S.IP, M.I.Kom mengatakan,  penting roadshow yang dimulai di Kampus UIT ini agar para relawan jurnal yang ada di seluruh perguruan tinggi semakin termotivasi untuk menuju jurnal terakreditasi.
 
Sekaligus juga membantu para peneliti mendapatkan wadah yang tepat untuk menyalurkan hasil penelitiannya yang dapat dipantau apakah ada plagiarism atau tidak dengan DOI (Digital object Indentifier) yang ditautkan pada Jurnal online, ucap Mitha.
 
Lokakarya semacam ini akan berlanjut ke beberapa kampus lain di seluruh Indonesia, ujarnya.
 
Rektor UIT, Dr Andi Maryam mengatakan, kami sangat berterima kasih, kepada RJI dan Pimpinan Fakultas Sospol dan jajarannya yang sudah bekerja keras menyiapkan kegiatan ini, semoga UIT kembali bisa menjadi PTS yang mampu menjajari PT lainnya di Sulsel.
 
Penanggungjawab kegiatan Dekan FISIP UIT, Dr (Cand) Nani Harlinda Nurdin, MSi menjelaskan, kegiatan nasional ini diselenggarakan di dua kampus di Sulsel. Kami kampus kedua tahun 2019 ini yang menyelenggarakan workshop roadshow DOAJ.
 
UIT kini memiliki 13 OJS yang dikelola di 11 fakultas, dan 22 program studi, dengan pengelola sebanyak kurang lebih 130 akademisi.
 
Kegiatan ini diikuti 60 peserta dari berbagai Perguruan Tinggi (PT) negeri maupun swasta, diantaranya Unhas, STIA LAN, Poltek Negeri Ujungpandang, Uinam, Unsulbar, STT Starslub, UMI, Stiba Makassar, STIE Tridharma Nusantara, Akper YAPMA, Unimers, IAIN Bone, UNM, UMM, Unismuh. (MK/FK)
Read 148 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Nasional
Login to post comments
  • Dokter News
  • Citizen Journalism

Galleries

 
  Penulis : Fred K Editor : Mitha MK   Maros, Sulsel, (Phinisinews.com) - Akademisi Dr Muhammad Ali, MPd...
  Editor : Fred K   Makassar (Phinisinews.com) - Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah (NA) meningkatkan...
  Penulis : Fred K Editor : Mitha   Makassar (Phinisinews.com) - Pertamina akan bersikap tegas menjatuhkan sanksi...
  Editor : Fred K.   Jakarta (Phinisinews.com) - Ketua Dewan Pers Indonesia (DPI), Hence Mandagi mengatakan, Badan...

Get connected with Us