Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar Hasilkan “Perekatan Hati”

Direktur Utama BRINS (BRI Insurance), Fankar Umran saat mengomentari Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar XXII. (Foto : Sol). Direktur Utama BRINS (BRI Insurance), Fankar Umran saat mengomentari Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar XXII. (Foto : Sol).
 

Penulis : Sol D Ling  /  Editor : Fred K

Bandung (Phinisinews.com) – Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar (PSBM) yang digelar setiap tahun usai Idul Fitri, konsepnya tidak hanya menghasilkan “deal deal bisnis” tetapi yang penting adalah suasana yang terasa adanya "perekatan hati".antara saudagar satu dengan yang lain.

Hal itu terjadi karena Pertemuan yang sudah berlangsung 22 kali atau 22 tahun secara berturut turut  itu diikuti oleh berbagai level generasi, mulai dari generasi sebelum “baby boomer generation” sampai pada generasi Z, ujar Direktur Utama BRINS (BRI Insurance), Fankar Umran di Bandung, Kamis, usai mengikuti PSBM XXII di Makassar, 14-15 Mei 2022.

Fankar yang juga profesional di bidang perbankan dan finansial management ini menegaskan, kedekatan hati adalah modal utama untuk hubungan jangka panjang yang saling mamahami kelebihan dan kekurangan.

Menurut dia, pertemuan saudagar, antar pengusaha dan semacamnya secara nasional sebenarnya adalah hal biasa. Tetapi Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar ini adalah sesuatu yang sangat jauh berbeda, sebab di sini ada Perekatan hati, inspirasi, motivasi untuk maju bersama lintas generasi.

Dia mencontohkan inspirasi dan motivasi yang disampaikan oleh Wakil Presiden RI ke-10 dan 12, HM Jusuf Kalla akan selalu bergaung di sanubari para Saudagar yang hadir, membaca berita, atau melihat rekaman videonya.

Saat itu, JK membawa hadirin ke masa lalu, merasakan atmosfir bisnis zaman 4.0, dan memberi gambaran prospek bisnis masa depan.

Sebab Jusuf Kalla bercerita  kepada "anak anak" nya secara runtut  dan teratur. mengupas tuntas sepak terjang Saudagar Bugis-Makassar tempo doeloe lengkap dengan nama, alamat perusahaan,bidang usaha dan pendirinya serta kejayaan yang diraih.

Melihat kejayaan saudagar masa lalu dengan segala kelebihan dan kekurangannya, merupakan pengalaman yang sangat baik bagi lintas generasi agar usaha yang ditekuni bisa bertahan dalam banyak lapisan generasi, sebab sejak dini mereka sudah terbiasa dilibatkan dari generasi ke generasi. (SDL/FK).

Read 112 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Nasional
Login to post comments

Galleries

 
  Penulis  :  Fred K  /  Editor  :  Mitha K Makassar (Phinisinews.com) – Politeknik Pariwisata (Poltekpar)...
  Penulis : Fred K  /  Editor : Ahmad Imron Makassar (Phinisinews.com) – Gerakan Kebudayaan “Sipakatau”,...
  Penulis : Ahmad Imron  /  Editor : Fred K Maros, Sulsel (Phinisinews.com) - Gubernur Sulawesi Selatan Andi...
  Penulis : Ahmad Imron  /  Editor : Mitha MK Makassar (Phinisinews.com) – Praktisi Pers, Fredrich Kuen Daeng...

Get connected with Us