Tokoh Pers Inisiasi Mempersempit Penyebaran Berita Hoax

Para Penginisiasi terbentuknya Jaringan Media Kolaborasi (JMK) dan News Room nya yang bertujuan mempersempir ruang gerak penyebaran berita hoax di tanah air. (Foto : Tim News Room JMK). Para Penginisiasi terbentuknya Jaringan Media Kolaborasi (JMK) dan News Room nya yang bertujuan mempersempir ruang gerak penyebaran berita hoax di tanah air. (Foto : Tim News Room JMK).
 

Penulis : Abd Rahman  /  Editor : Nasution Jarre

Makassar (Phinisinews.com) –  Salah seorang Tokoh Pers Nasional, Fred Kuen Daeng Narang, M.Si menginisiasi upaya mempersempit ruang gerak penyebaran berita hoax di media pers dengan membentuk “Jaringan Media Kolaborasi”.

Jaringan media ini bersifat lintas organisasi dan hanya menyiarkan berita fakta, baik fakta peristiwa maupun fakta intelektual yang diliput oleh wartawan dalam kelompok jaringan media tersebut di seluruh Indonesia.

Hal tersebut dikemukakan Fred Daeng Narang yang juga Ketua Umum DPP Jurnalis Milenial Bersatu Indonesia (JMBI) saat pembentukan Jaringan Media Kolaborasi (JMK) dan “News Room” nya,  bersama beberapa Pimpinan Redaksi penginisiator, antara lain Nasution Jarre, Abdul Azis, Abdul Rahman, Muh Rusdy Alamsyah, di Kampus P2MTC (Phinisi Pers Multimedia Training Center) Jalan Metro Tanjung Bunga Ruko Mall GTC Blok GA.9 No.7 Makassar, Senin.

Dia menguraikan, JMK akan menjadi wadah berhimpun media dalam bentuk WAG (WhatsApp Group). Tiap Media hanya memasukkan dua orang dalam grup tersebut (Pimred dan admin atau lainnya). Tiap hari, tiap media dapat mengirim dua berita fakta dengan mencantumkan nama wartawan peliputnya dan penanggungjawab dari kebenaran berita tersebut adalah wartawan tersebut.

P2MTC akan membantu melakukan pelatihan berbasis kompetensi bagi redaktur terpilih yang akan berfungsi sebagai  “gate keeper” (penjaga gawang). Artinya, seluruh berita fakta tersebut akan diedit dan diseleksi, sehingga memiliki standar dan gaya (style) yang disepakati, konsisten dengan pola inverted pyramid, penerapan ketat Kode Etik Jurnalistik, dan selalu berimbang untuk berita kontrol serta obyektif yang memihak kebenaran. Dan jika tidak memenuhi kriteria maka fungsi selektor berlaku, tidak disiarkan.

News Room off line (fisik) di Kampus P2MTC, sedangkan Redaktur Online tersebar di berbagai Indonesia yang ditugaskan dan terlebih dahulu mengikuti pelatihan.

Disediakan dua kanal yakni kanal berita masuk (berita mentah) ke News Room, lalu kanal keluar berita yang sudah diedit dan diseleksi ke grup WA untuk disiarkan oleh semua anggota grup yang meminati tanpa paksaan maupun kewajiban.

Menurut Fred yang juga Asesor Pers, bila anggota JMK 200 media. Maka dalam sehari akan memproduksi minimal 400 berita sesuai fakta yang terjadi serta penyajiannya sesuai standar dan kaidah jurnalistik yang baku.

“Ini edukasi yang dasyat, sekaligus mempersempit ruang penyebaran berita hoax, karena tersedia berita benar sesuai fakta yang dapat disiarkan secara gratis untuk memenuhi kebutuhan penyiaran berita di berbagai media yang membutuhkan,” ucapnya.

Saat ini, lenjutnya, setiap hari sangat banyak menyebar berita hoax di berbagai media sosial. Pola copy paste mengalahkan budaya “Cek Fakta” , sehingga penyebaran berita hoax tetap marak. Dan melalui inisiasi pembentukan JMK diharapkan akan berdampak terhadap menyempitnya ruang gerak penyebaran berita hoax pada media pers.

Fred yang juga trainer jurnalistik berbasis kompetensi menguraikan, pola kerja dan penyebaran berita JMK melalui cara kolaborasi mirip dengan kantor berita sebagai penyedia berita dengan tingkat “trusted” (terpercaya) yang tinggi. Perbedaannya, Berita JMK gratis, dan JMK tidak memiliki media sebagai sumber kutipan, melainkan menggunakan cara kolaborasi untuk produksi dan penyiaran berita.

Bagi media di seluruh tanah air yang akan bergabung dalam JMK, ujarnya, dapat menghubungi nomor penginisiator, yakni 0887 4366 79503 dan 0815 3332 2118. (AR/NJ).

Read 447 times
Rate this item
(0 votes)
Published in Dokter News
Login to post comments

Galleries

 
  Penulis : Fred Daeng Narang  /  Editor : Mitha K Makassar (Phinisinews.com) – Sebanyak 120 kantong darah...
  Penulis : Redaksi  /  Editor : Fred Daeng Narang Bulukumba, Sulsel (Phinisinews.com) – Masyarakat adat...
  Penulis : Fred Daeng Narang  /  Editor : Mitha K Makassar (Phinisinews.com) – Kawasan Wisata Terpadu Gowa...
  Penulis : Andi Mahrus Andis.   Makassar (Phinisinews.com) - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi...

Get connected with Us