Masjid Terapung Makassar Masjid Terapung Makassar
Duration: 0
Date: November 30, -0001
Views: 0
Ayam Ketawa Banyak Diminati Ayam Ketawa Banyak Diminati
Duration: 0
Date: November 30, -0001
Views: 0
Fort Rotterdam Fort Rotterdam
Duration: 0
Date: November 30, -0001
Views: 0
Sembilan Terduga ISIS Ditahan terkait Serangan di Turki
Last Updated on Nov 04 2015

Sembilan Terduga ISIS Ditahan terkait Serangan di Turki

Phinisinews - CNN Indonesia -- Kepolisian Turki menahan sembilan...
Istana Jongayya Kembali Mengulang Sejarah Melalui “Sipakatau”
Last Updated on Jul 31 2022

Istana Jongayya Kembali Mengulang Sejarah Melalui “Sipakatau”

  Penulis : Fred K  /  Editor : Mitha K. Makassar...
SUNRISE MULAI DIMINATI SEBAGAI PESONA WISATA
Last Updated on Aug 06 2015

SUNRISE MULAI DIMINATI SEBAGAI PESONA WISATA

Trenggalek (Phinisinews) – Salah satu pesona wisata alam yang...

Latest News


Wednesday, 16 January 2019 03:36

Troopeen Museum Belanda Masuk Scene Film Si Doel

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Traveler Writer : Atrasina Adlin

 

Belanda, Phinisinews. Museum yang masuk dalam scene film si Doel di Belanda ini menggelitik saya. Museum yang dibangun pada tahun 1864 ini menyimpan sejarah manusia di masa kolonialisme. Troppen Museum ini difungsikan sebagai museum etnografi daerah-daerah jajahan Belanda. 

 
Jadi jangan heran jika di dalam museum ini terdapat bagian tentang Indonesia. Saya diajak untuk melihat keindahan benda-benda pusaka yang didatangkan langsung dari Indonesia. Dan inilah salah satu museum yang menyimpan banyak benda-benda bersejarah milik Indonesia. Kalau dilihat dari beberapa sumber yang terdapat di dalam museum sih katanya ini banyak dapat dari individual, pemerintah dan juga organisasi. 
 
Disini kita bisa melihat benda-benda sejarah seperti kepala Budha yang biasanya ada di stupa Borobudur, replika kapal VOC yang dulu datang ke Indonesia, benda-benda keramat milik suku Karo, dan lain sebagainya. Tak hanya itu disini juga ada beberapa tokoh yang sering kita dengar namanya seperti Ibu RA Kartini dengan buku terkenalnya dan Rumphius dengan koleksi botani lengkapnya. 
 
Karena saya datang di saat museum Troppen sudah mau tutup. Sehingga waktu berkeliling museum hanya saya lakukan di bagian Indonesia saja. Padahal museum ini memiliki koleksi sejarah dari negara Papua New Guinea, Afrika, dan juga Southeast Asia. (MM)
Read 20299 times
Login to post comments

Galleries

 
  Penulis : Fred K  /  Editor  : Mitha K Gowa, Sulsel (Phinisinews.com) -  Pembiayaan multiguna yang dilakukan...
Penulis : Andin K /  Editor : Miku K Makassar (Phinisinews.com) - Universitas Indonesia Timur (UIT) bekerjasama...
  Penulis : Mitha MK  /  Editor : Fyan AK Makassar (Phinisinews.com) – Ketua Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu...
  Penulis : Rio & Firdaus   /  Editor : Fred K Makassar (Phinisinews.com) – Dialog budaya ke-5 di...

Get connected with Us